Kamis, 12 Januari 2012

Cuci steam dengan koperasi dan manajemen koperasi


Cuci steam dengan koperasi dan manajemen koperasi
Manajemen Koperasi di Koperasi cuci steam
Dari perusahaan yang saya buat kemarin sudah ada beberapa penjelasan tentang lingkungan bisnis tentang persaingan, tempat yang strategis, dan cara pemasaran, sebagai langkah praktis dan sederhana di jaman modern ini yang serba sibuk dan terkadang kurang waktu untuk mengerjakan cuci kendaraan.
Bahan bahan yang dibutuhkan seperti spons,sabun khusus kendaraan,sikat ban,lap pengering(kanebo),pengkilat cat kendaraan,alat alat onderdil cuci steam di saya bisa dapatkan di sector koperasi bahan baku, dengan system ini barang yang ditawarkan bahan yang digunakan lebih murah dibandingkan di pasar, sesuai ketetapan harga pada koperasi tersebut, banyak koperasi berdiri dengan kepentcingan lain dan juga badan usaha koperasi ini bergerak di dagang, di dalam koperasi ini saya mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi, saya melihat perkembangan pertama saya melihat dahulu apakah koperasi ini berjalan dengan efesien dan kompetitif dalam pemasaranya dan juga system manajemen yang dijalankan, setelah sesuai dengan standar saya mendaftarkan sebagai anggota koperasi bahan , karena bekebutuhan cuci steam berhubung usaha cuci staem ini masih terlalu kecil bahkan masih kira-kira ada 7 karyawan yang membantu saya menjalankan usaha ini, sehingga proses nya pun cukup sulit dan tidak mungkin mendirikan koperasi, ada ketentuan dan hukum yang berlaku di undang-undang yaitu lembaga yang berdasarkaan hukum tersebut, yaitu koperasi.
Dari anggota koperasi sendiri, dana yang dikumpulkan harus cukup memenuhi standard an kapasitas yang sesuai, sehingga saya mendaftarkan saja ke koperasi bahaan cuci steam, dengan berbagai layanan yaituu saya sebagai anggota koperasi dikenakan biaya pengeluaran, salah satunya ialah, iuran sukarela, iuran setiap bulan nya saya harus setor ke koperasi supaya koperasi ini berjalan dengan lancar, dalam koperasi disediakan juga layanan simpan pinjam untuk keperluan usaha saya kalau membutuhkan dana yang diperlukan atau mau menambah dalam kuantitas produksi dan bahan baku dan sudah ditetapkan koperasi, sehingga usaha cuci steam yang saya kelola dapat berjalan dengan lancar, dan dalam pemasaran nya pun saya mencoba menjual atau memasarkan sebagian produksi jadi saya untuk dipasarkan di koperasi, selain menjual untuk kebutuhan bahan cuci steam, melalui sector dua ini mungkin dapat meningkatkan penjualan dan juga bisa ada tambahan dana dari produksi saya untuk koperasi ini, dalam koperasi usaha yang dijalankan tidak tergantug dari koperasi, tetapi tujuan koperasi sendiri itu untuk bersama-sama membangun badan usaha yang menyejahterakan anggota-anggota nya dengan adanya koperasi ini mampu meningkatkan rasa kerjasama untuk saling memajukan usaha koperasi ini dengan berbagai layanan yang ada di koperasi dan tujuan koperasi tersebut dapat digambarkan dalam system manajemen yang bagus dan sesuai dengan koperasi yang sedang dijalankan, supaya terlihat efesien dan efektif maka anggota saling memepercayai satu sama lain karena badan usaha yang didirikan koperasi untuk kepentingan bersama. Sekian usaha yang saya dirikan yaitu cuci steam yang ikut dalam lembaga koperasi karena lebih memudahkan untuk mendapatkan bahan baku yang saya dapatkan, serta layanan yang ada didalam koperasi memberikan dana yang saya butuhkan untuk menambah daya produksi, simpan pinjam dan pemasaran saya lewat koperasi maupun di luar dengan cara pemasaran yang ada mampu menambah kreatifitas kita tersendiri dalam membangun usaha yang ada secara inovatif dan menarik untuk menambah daya beli dan menigkatkan daya produksi yang dipasarkan.

Selasa, 10 Januari 2012

lingkungan bisnis


Lingkungan bisnis
lingkungan bisnis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Faktor – factor yang mempengaruhi tersebut tidak hanya dalam perusahaan (intern), namun juga dari luar (ekstern).
dalam hal ini lingkungan bisnis cuci steam di daerah perumahan yang padat membutuhkan tenaga serta modal yang cukup untuk membiayai kelangsungan bisnis cuci steam karena bisnis cuci steam cukup memiliki prospek yang cukup baik karena pada saat – saat musim hujan bisnis ini sangat memiliki banyak pelanggan terutama pengendara sepeda motor dalam lingkungan bisnis ini cuci steam dibutuhkan SDM yang cukup untuk mengerjakan cuci steam karena dengan adanya SDM  yang cukup maka pelanggan akan berminat untuk cuci steam karena mereka tidak perlu menunggu terlalu lama sehingga fasilitas – fasilitas yang dimiliki cuci steam dengan begitu akan mendatangkan untung yang cukup banyak. disamping itu, fasilitas-fasilitas seperti ruang tunggu tersedianya minuman dan tempat yang nyaman, pelanggan akan merasa puas akan fasilitas-fasilitas yang tersedia. begitu pun dengan harga cuci steam yang terjangkau oleh pelanggan maka bisnis ini akan cukup laris.
Oleh karena itu, lingkungan bisnis diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu  :
Lingkungan Internal
Segala sesuatu di dalam orgnisasi / perusahaan yang akan mempengaruhi organisasi / perusahaan tersebut.
Lingkungan Eksternal
Segala sesuatu di luar batas-batas organisasi/perusahaan yang mungkin mempengaruhi organisasi/perusahaan.

A. LINGKUNGAN INTERNAL
Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu :
Tenaga kerja (Man)
Modal (Money)
Material / bahan baku (Material)
Peralatan/perlengkapan produksi (Machine)
Metode (Methods)
Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.

B. LINGKUNGAN EKSTERNAL
Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2, yaitu :
Lingkungan Mikro, dimana perusahaan dapat melakukan aksi – reaksi terhadap faktor – faktor penentu Opportunty (peluang pasar) dan juga Threat (ancaman dari luar).
Faktor – faktor yang mempengaruhi :
Pemerintah
Pemegang saham
(shareholders)
Kreditor
Pesaing
Publik
Perantara
Pemasok
Konsumen
Lingkungan Makro,dimana perusahaan hanya dapat merespon lingkungan di luar perusahaan.
Faktor – faktor yang mempengaruhi :
Lingkungan ekonomi
Lingkungan teknologi
Lingkungan politik-hukum (pemerintahan)
Lingkungan sosial kultur
Lingkungan global
Lingkungan bisnis
Teknologi dan informasi

Lingkungan bisnis menyangkut beberapa hal sebagai berikut : 

1. Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi yang menyangkut permintaan untuk produk yang akan dijual. Bagaimana permintaannya saat ini dan masa datang. Apakah permintaan terhadap produk tersebut akan meningkat atau malah menurun. 

2. Lingkungan industri
Lingkungan industri diperkirakan karena menyangkut persaingan yang akan dihadapi. Misalnya dalam satu daerah telah cukup banyak pedagang kaki lima, mungkin lebih baik membuat atau mendirikan usaha lain dengan modal yang lebih besar. 

3. Lingkungan global
Lingkungan global perlu dipertimbangkan karena globalisasi adalah hal yang tidak dapat ditolak. anda bisa memanfaatkan lingkungan global dengan menggunakan internet untuk mendirikan perusahaan atau berjualan di internet (internet marketing). banyak kebutuhan global yang bisa anda penuhi, misalnya menjual buku di internet, dan menjual jasa perbaikan melalui internet. Internet menjadikan dunia tanpa batas.